Berita Utama

Jumlah Wisatawan Indonesia ke Korea 2025 Terbanyak Sepanjang Sejarah

2025 – 2026 100 Must-Visit Tourist Spots of Korea Masih Menjadi Pusat Promosi KTO Jakarta, 2 Februari 2026 . Minat wisatawan Indonesia mengunjungi Korea selalu meningkat selama beberapa tahun terakhir, terutama setelah pandemi berakhir. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya angka kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea selama beberapa tahun terakhir dari data KTO, yaitu 2019 berjumlah 278 ribu wisatawan, 2020-2022 mengalami penurunan karena pandemi, 2023 berjumlah 250 ribu wisatawan, 2024 berjumlah 336 ribu wisatawan, 2025 berjumlah 365.596 wisatawan. Angka wisatawan Indonesia ke Korea pada 2025 menandai jumlah wisatawan Indonesia ke Korea paling banyak sepanjang sejarah dan telah mencapai target yang telah ditentukan di awal tahun 2025. Selama tahun 2025, Indonesia menduduki peringkat 9 di tingkat global dan peringkat 4 di tingkat ASEAN (setelah Filipina, Vietnam dan Singapura) sebagai penyumbang wisatawan internasional terbanyak ke Korea. Peringkat ini memiliki posisi yang sama dibandingkan tahun lalu. “Kami sangat senang dengan kabar ini karena hal ini menunjukkan eksistensi budaya Korea dan potensi pariwisata Korea di Indonesia masih terus bertahan dari waktu ke waktu, walaupun di tahun 2025 dunia sempat mengalami krisis beragam. Tentunya, kami juga akan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam mempromosikan pariwisata Korea di Indonesia secara positif melalui berbagai kampanye wisata tematik Korea (wisata muslim, wisata keluarga, wisata edukasi, MICE, Medical & Wellness), memberikan support yang variatif untuk kunjungan ke Korea, serta mengadakan acara – acara besar untuk promosi pariwisata Korea. Selama 2025 juga terdapat banyak faktor yang memengaruhi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea, baik dari kampanye KTO di Indonesia maupun kebijakan dari institusi pemerintah lainnya yang mempermudah perjalanan wisatawan Indonesia ke Korea. Diantaranya adalah penerbangan transit baru dari berbagai maskapai internasional, pembebasan biaya elektronik grup visa ke Korea selama 2025, konser K-pop besar yang berlangsung di Korea, serta banyaknya pihak dari dunia pariwisata yang telah terlibat mempromosikan Korea sebagai salah satu destinasi wisata popular di Indonesia. Pada tahun 2026, beberapa hasil survei di Indonesia menyatakan bahwa pola perjalanan wisatawan Indonesia kini lebih stabil dan Korea selalu menjadi salah satu destinasi favorit, kebijakan pembebasan biaya elektronik grup visa yang diperpanjang hingga Juni 2026, serta berbagai projek kampanye kerjasama KTO dengan berbagai pihak menjadi faktor penting terus meningkatnya kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea di 2026.” Ujar Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Office, Kim Jisun. Pada tahun 2026, KTO Jakarta tetap melakukan berbagai inovasi kampanye untuk mempromosikan pariwisata Korea dengan tema – tema tertentu. Wisata tematik, seperti wisata muslim, wisata keluarga, wisata olahraga, wisata medis dan pembugaran maupun MICE. Selain itu, KTO Jakarta juga akan berkolaborasi dengan brand – brand terkenal Indonesia dan lebih banyak melakukan ekspansi ke berbagai kota di seluruh Indonesia untuk melakukan promosi, terutama di kota – kota besar yang memiliki minat tinggi berlibur ke luar negeri. KTO pada tahun 2026 masih mengedepankan kampanye 2025 – 2026 100 Must-Visit Tourist Spots of Korea yang berisi 100 destinasi wisata yang paling ikonik di seluruh penjuru Korea untuk wisatawan mancanegara. Beberapa destinasi ikonik yang masuk dalam 100 Must Visit Tourist Spot dan perlu dieksplor lebih lanjut oleh wisatawan Indonesia adalah Seongsu-dong Street, Cheongwadae Complex, Imjingak Resort, Songdo Central Park, Gwangmyeong Cave, Museum SAN, Mancheonha Skywalk, Beopjusa Temple, Daecheon Beach, Space Walk, Kkotji Beach, Oseong Hanok Village, DPIRANG, National Asian Culture Center, dan OSIRIA Tourist Complex. Melalui program promosi yang dilakukan KTO pada tahun 2026, KTO Jakarta menargetkan sekitar 425 ribu wisatawan Indonesia akan mengunjungi Korea. Informasi tentang wisata Korea akan selalu diperbaharui dan dapat dicek di akun instagram @ktoid dan website https://english.visitkorea.or.kr/svc/br/JKToffice. Silakan kunjungi akun media sosial dan website KTO Jakarta untuk informasi lebih lanjut. Referensi: • https://datalab.visitkorea.or.kr/datalab/portal/nat/getForTourForm.do (KTO Data Lab) • https://english.visitkorea.or.kr/svc/contents/contentsView.do?vcontsId=145437 (Visit Korea) • https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/93688/tiket-com-ungkap-arah-baruperjalanan-wisata-2026 (Bloombergtechnoz, Januari 2026) • https://id.mofa.go.kr/id-id/brd/m_2710/view.do?seq=748863&page=1 (Kedutaan Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia, Januari 2026)

K-Wander Creators 2026

Setiap tahun KTO Jakarta menyeleksi 'Traveling & Korea Enthusiast Content Creator' untuk menjadi bagian dari Program Social Media Friends untuk menyemarakkan berbagi keseruan eksplorasi Korea melalui kanal sosial media. Sebelumnya, program ini bernama Wow Korea Supporters , kemudian pada tahun 2026 ini dengan mekanisme terbaru, program serupa hadir dengan nama baru yaitu, ✨ K-Wander Creators ✨ Tautan ‘Submission’ : tinyurl.com/KWC26-sub

Pusat Informasi

[Tur Signature K-Culture Resmi] Vol. 3: Seni, Edukasi, dan Perjalanan Berkelanjutan

Berwisata bukan sekadar menemukan tempat-tempat baru; ini tentang menemukan cara-cara baru dalam melihat dunia. Keindahan sejati Korea terungkap saat kamu berhenti mengamati dan mulai terlibat, ketika kamu dapat menyentuh, mendengar, dan mengalami budayanya secara langsung. Baik itu merasakan getaran senar gayageum di bawah ujung jari atau menaiki becak melalui gang-gang bersejarah saat kisah-kisah tersembunyi terungkap, lima perjalanan pemenang penghargaan ini melampaui wisata biasa. Masing-masing dirancang untuk menawarkan koneksi yang lebih dalam dengan seni dan hati nurani Korea. 1. Kelas Satu Hari Hanbok & Gayageum | Bukchon, Seoul “Masuki Era Joseon: Kelas Master Hanbok dan Gayageum” Dengan latar belakang Desa Bukchon Hanok yang tak lekang oleh waktu, pengalaman ini mengajak kamu untuk mengenakan hanbok (pakaian tradisional Korea yang elegan) dan menguasai gayageum, alat musik gesek klasik dengan 12 senar. Di bawah bimbingan instruktur ahli dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, bahkan pemula sekalipun dapat belajar memainkan "Arirang"—lagu rakyat Korea yang paling ikonik—hanya dalam satu sesi. • Highlight 1: Ini Penampilan Kamu, Ini Panggung Kamu Dengan instrumen sendiri dan bimbingan profesional yang dipersonalisasi, kamu akan belajar memainkan sebuah karya musik lengkap dari awal hingga akhir. Ada pencapaian yang nyata saat mendengar melodi klasik Korea hidup kembali melalui tanganmu. • Highlight 2: Kenangan yang Bisa Dibawa Pulang Pengalaman kamu diakhiri dengan kenang-kenangan unik yang bermakna. Bersama partitur musik, kamu akan menerima hasil cetak foto kamu mengenakan hanbok, yang juga sebagai sertifikat penyelesaian resmi. [Informasi] Operator tur: Beautiful Gayageum Durasi tur: 1,5 jam Harga tur: USD 97 per orang Pemesanan: airbnb.co.kr/x/gayageum 2. [K-Gugak & Wellness] Rasakan Suara Korea | Yeongdong & Cheongju, Chungcheongbuk-do “Mendengarkan Alam: Perjalanan Pemulihan 2 Hari Melalui Suara Korea” Liburan yang berfokus pada kesehatan ini menghubungkan kota bersejarah Cheongju dengan Yeongdong, jantung musik tradisional Korea. Jelajahi kedalaman suara Korea di Museum Musik Tradisional Nangye di dalam Desa Musik Tradisional Nangye sebelum memulihkan tubuh dan pikiran di puncak bukit dan Puncak Wollyubong yang indah, di mana tebing-tebing terjal dan sungai-sungai berkelok menciptakan lanskap yang begitu indah. Konon, bahkan bulan pun berhenti untuk berlama-lama di sana. Ini merupakan tur kelompok kecil dan privat. Oleh karena itu, rencana perjalanan dirancang agar santai, intim, dan sangat personal. • Highlight 1: Mengalami K-Sound dengan Kelima Indra Ikuti lokakarya praktik langsung di Museum Musik Tradisional Nangye di Desa Nangye. Di sini kamu belajar memainkan alat musik tradisional, seperti gayageum dan haegeum, bahkan merasakan resonansi menggelegar dari Cheongo, gendang terbesar di dunia. Ini adalah kesempatan langka untuk merasakan energi fisik dan kegembiraan ritme Korea secara langsung. • Highlight 2: Istirahat yang Terjalin dalam Sejarah dan Alam Perjalanan ini membawa kamu melewati ruang-ruang istimewa yang dirancang untuk refleksi: Chojeong Haenggung, tempat peristirahatan kerajaan era Joseon; Rumah Unbo, rumah tenang maestro seni Kim Ki-chang; dan taman-taman rimbun Cheongnamdae, bekas kediaman musim panas presiden. Situs-situs bersejarah ini menawarkan atmosfer tenang yang dibentuk oleh seni, warisan, dan keindahan alam musiman. [Informasi] Operator Tur: PREMIUMPASS INTERNATIONAL Durasi Tur: 2 hari 1 malam Pertanyaan: +82-2-6941-3545 Harga Tur: USD 760 per orang (grup 2 orang), USD 470 per orang (grup 4 orang), USD 370 per orang (grup 6-10 orang) Pemesanan: https://ssoluck.com/product/detail/278 3. Tur Becak Bukchon & Pengalaman Dancheong | Bukchon & Istana Changdeokgung, Seoul “Perjalanan Menelusuri Sejarah: Napas Gang-Gang Kecil dan Warna-Warna Dancheong” Nikmati perjalanan menyenangkan menyusuri lorong-lorong berkelok Desa Bukchon Hanok dan pinggiran Istana Changdeokgung dalam tur warisan budaya premium ini. Saat pengemudi becak berbagi cerita lokal yang tersembunyi, kamu akan melihat "pandangan orang dalam" yang langka tentang kehidupan sehari-hari Seoul selama berabad-abad. Perjalanan berakhir di bengkel pengrajin, di sini kamu akan mempelajari seni dancheong, pola rumit berwarna cerah yang ditemukan di istana-istana kayu termegah di Korea. • Highlight 1: Perjalanan Relaksasi Melalui Penglihatan dan Pendengaran Kamu akan melewati keramaian dan menikmati semilir angin saat meluncur melewati atap genteng bersejarah dan tembok batu. Ini adalah cara terbaik bagi keluarga, lansia, atau pelancong yang ingin menikmati perjalanan santai untuk mengagumi Bukchon dengan kecepatan yang nyaman. • Highlight 2: Warna Tradisional di Ujung Jarimu Di dalam studio seorang pengrajin, kamu akan menikmati teh dan camilan tradisional Korea sambil melukis desain dancheong-mu sendiri menggunakan lima warna simbolis Korea (Obangsaek). Hasil karya kamu kemudian diubah menjadi gantungan kunci atau barang dekoratif sebagai kenang-kenangan bermakna. [Informasi] Operator tur: Artee Pedicab Durasi tur: 2,5 jam Harga tur: KRW 158.000 per orang Pemesanan: https://www.getyourguide.com/seoul-l197 4. Tur DMZ Cheorwon - Perjalanan Menelusuri Sejarah Korea yang Menyakitkan | Cheorwon & Pocheon “Mempelajari Perdamaian di Luar Batas: Sejarah, Perpecahan, dan Lanskap Penyembuhan” Perjalanan ini mengikuti jalur Sungai Hantangang, jalur yang mengalir bebas melintasi perbatasan tanpa terpengaruh perpecahan politik. Dengan menggabungkan Zona Kontrol Sipil Cheorwon dengan ngarai vulkanik Pocheon yang dramatis, tur ini menawarkan gambaran lengkap tentang wilayah tersebut: dari bekas luka tahun 1950-an hingga cagar ekologi yang tak tersentuh, seperti yang telah menjadi kawasan ini saat ini. • Highlight 1: Waktu yang Beku, Sejarah yang Hidup Terletak di jantung Zona Kontrol Sipil (CCZ), Cheorwon adalah destinasi garis depan terdekat dari Seoul, menawarkan pandangan langka dan mengharukan ke masa lalu yang masih hadir secara fisik. Kamu akan berdiri di depan Markas Besar Partai Buruh, bangunan beton yang masih dipenuhi lubang peluru dan jejak tank berusia 70 tahun. Reruntuhan ini menawarkan catatan fisik yang mentah tentang perang, di mana keheningan situs yang ditinggalkan menciptakan sejarah kuat yang tetap tak tersentuh selama beberapa dekade. • Highlight 2: Ketika Sensasi Bertemu Keindahan Panorama Berkendara sebentar ke selatan mengikuti sungai akan membawamu ke Pocheon, di mana ketegangan perbatasan berganti dengan keindahan Geopark Sungai Hantangang yang menakjubkan. Di sini, kamu akan menyusuri jembatan gantung berbentuk Y sepanjang 200 meter di atas danau dan tebing basal. Pengalaman ini seolah memberikan "momen pelepasan" yang dibutuhkan, menyeimbangkan sejarah suram DMZ dengan sensasi mendebarkan dari pemandangan 360 derajat di atas salah satu keajaiban geologi Korea yang paling unik. [Informasi] Operator tur: ThemeCamp Travel Durasi tur: 10,5 jam Pertanyaan: +82-70-7439-8145 Harga tur: USD 100 per orang Pemesanan: https://www.ohmygattour.com/Reservation/?idx=8 5. Benteng Suwon Hwaseong, Panahan, dan Desa Rakyat Korea | Suwon & Yongin “Perjalanan Waktu Tanpa Batasan: Sebuah Perjalanan Perawatan Inklusif dan Penemuan Bersama” Tur premium yang mudah diakses ini menggabungkan Suwon Hwaseong, benteng Warisan Dunia UNESCO yang mewakili puncak rekayasa militer abad ke-18, dan Desa Rakyat Korea. Kendaraan khusus dengan lift dan dukungan perawatan profesional disediakan untuk memastikan bahwa pengguna kursi roda, lansia, dan wisatawan dengan kebutuhan mobilitas dapat menjelajahi kemegahan Dinasti Joseon tanpa batasan. • Highlight 1: Jalan-jalan di Benteng & Panahan Tradisional Susuri jalan setapak yang mulus dan tinggi di atas tembok batu besar Benteng Suwon Hwaseong, sebuah mahakarya arsitektur tempat benteng kuno bertemu cakrawala modern. Di pos komando Yeonmudae, ikuti gukgung (panahan tradisional)—pengalaman langsung yang inklusif di tempat yang sama di mana para prajurit era Joseon pernah berlatih. • Highlight 2: Pengalaman Desa Rakyat yang Melibatkan Seluruh Indra Di Desa Rakyat Korea, Dinasti Joseon hidup kembali melalui budaya dan cita rasa semarak. Saksikan pertunjukan perkusi tradisional yang dinamis dan upacara pernikahan otentik dari area menonton yang nyaman dan mudah diakses. Setelah menjelajahi rumah-rumah warisan yang dipugar dengan indah, nikmati makan siang Korea yang lezat dipadukan dengan suguhan nostalgia, seperti ubi panggang dan sikhye (minuman beras manis). [Informasi] Operator tur: D&G Tour Durasi tur: 8 jam Pertanyaan: +82-2-742-5188 Harga tur: USD 170 per orang Pemesanan: www.dngtour.co.kr/shop/item.php?it_id=1764557628 1330 Korea Travel Helpline: +82-2-1330 1330 Text Chat: https://m.site.naver.com/1rEid (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin, Rusia, Vietnam, Thailand, dan Indonesia) * Kolom ini terakhir diperbarui pada Desember 2025, oleh karena itu informasinya mungkin berbeda dari yang disajikan di sini. Kami menyarankan Anda untuk memeriksa pembaruan sebelum berkunjung. Lihat sumber artikel di sini

[Tur Signature K-Culture Resmi] Vol. 1: K-Lifestyle

Siap mengungkap Korea yang sesungguhnya? Jika mencari lebih dari sekadar swafoto cepat di landmark terkenal, tur-tur ini cocok buat kamu. Lima perjalanan lebih mendalam ini dirancang untuk memungkinkan kamu menyelami kehidupan sehari-hari, cita rasa, dan estetika masyarakat Korea. Mulai dari hidangan segar dari pertanian yang disajikan oleh koki lokal hingga retret kesehatan K-beauty dan relaksasi pribadi di hanok perkotaan, inilah panduan untuk merasakan yang terbaik dari cita rasa, gaya, dan seni beristirahat ala Korea. 1. Pengalaman di Busan Fishing Village | Busan 'Langsung dari Laut: Hidangan Haenyeo dan Kehidupan Sehari-hari di Desa Nelayan' Di balik gemerlap gedung pencakar langit Busan terbentang dunia yang bergerak mengikuti irama pasang surut. Petualangan kuliner ini mengajak kamu melangkah melewati cakrawala modern dan menemukan 'vitalitas laut'. • Highlight 1: Cita Rasa Segar Laut dari Haenyeo Para Haenyeo (penyelam wanita) yang terkenal adalah harta karun budaya yang masih hidup, dan warisan mereka meluas jauh melampaui Jeju. Di Yeongdo Haenyeochon, nikmati sepiring makanan laut segar yang dipanen dan disiapkan oleh para penyelam ahli langsung di tepi pantai. Dengan lautan biru yang luas sebagai latar belakang, pengalaman otentik dan alami ini menawarkan tingkat kemewahan yang tidak dapat ditiru oleh restoran mewah tradisional mana pun. • Highlight 2: Menikmati Suasana Desa di Tanganmu Sendiri Di desa Gongsu yang tenang di Gijang, kamu bisa mempelajari pembuatan jangajji (hidangan pendamping tradisional Korea berupa acar sayuran) menggunakan rumput laut Gijang yang terkenal. Dengan mengawetkan cita rasa laut itu sendiri, kamu akan menciptakan oleh-oleh unik yang membawa semangat Busan ke dapurmu. [Informasi] Operator Tur: Green Trip Durasi Tur: 9,5 jam Harga Tur: KRW 79.000 per orang Pemesanan: https://www.klook.com/activity/170109-huinnyeoul-culture-village-haedong-yonggungsa-temple-one-day-city-highlights-tour/ 2. Mencicipi Kuliner Lokal Korea Dipandu Koki di Ganghwado | Pulau Ganghwado 'Kelas Master Kuliner: Makan Malam di Hanok Berusia Seabad' Tepat di luar Seoul, terletak pulau bersejarah Ganghwado, tempat perjalanan kuliner luar biasa menanti. Bergabunglah dengan koki dan peneliti kuliner ternama sebagai 'pemandu', berbagi narasi budaya dan kekayaan sejarah yang tersembunyi di dalam bahan-bahan lokal pulau tersebut. • Highlight 1: Bersantap di Bangunan Bersejarah Tahun 1935 Hidangan istimewa ini menghadirkan kembali kekayaan kuliner daerah Pulau Ganghwado, seperti ginseng, mugwort berkhasiat sebagai obat, dan lobak, yang diolah menjadi sajian multi-kursus Korea yang canggih, menyeimbangkan tradisi dengan sentuhan kontemporer. (Tersedia menu untuk vegan.) • Highlight 2: Nuansa Retro di Pabrik Tekstil yang Diubah Menjadi Kafe Setelah makan malam, bersantailah dengan minum teh di Joyang Bangjik, sebuah kafe yang bertempat di bekas pabrik tekstil pada 1930-an. Ruang luas bergaya museum ini melestarikan masa lalu industri Korea, di mana alat tenun antik dan artefak retro berada di tengah beton dan kaca yang lapuk. [Informasi] Operator tur: TravelKo Durasi tur: 3,5 jam Harga tur: USD 102 per orang Pemesanan: airbnb.com/x/travelko1 3. Pengalaman di Kyochon Chicken | Gyeonggi-do 'Kelas Master K-Chicken Terbaik: Buat Ayam Khas ala Kamu Sendiri' Kalau keinginan makan Chimaek muncul saat menonton drama Korea, kamu pasti tahu betapa pentingnya Chimaek (perpaduan ayam dan bir) dalam kehidupan Korea. Pengalaman ini akan membawa kamu melampaui layar dan masuk ke jantung Kyochon, merek ayam goreng unggulan Korea, untuk tahu mengapa 'makanan jiwa' ini menjadi ritual andalan bagi penduduk setempat yang ingin bersantai setelah seharian beraktivitas. • Highlight 1: Rahasia Sang Master Ayam Ikuti perjalanan di balik layar bersama seorang Ahli Ayam untuk menemukan sejarah dan filosofi yang menjadikan ayam goreng Korea sebagai obsesi global. Saksikan keahlian menggoreng dua kali, dan rasakan langsung aroma dan suara khas dari "kriuk" legendarisnya. • Highlight 2: Tambahkan Sentuhan Rasa Versi Kamu Puncak dari tur ini adalah sesi praktik melapisi ayam dengan saus. Dengan teknik khas Kyochon, ada kuas khusus untuk melapisi setiap potong ayam dengan saus secara teliti. Tidak ada yang lebih memuaskan daripada menyantap ayam K-chicken kelas dunia yang kamu lapisi sendiri. [Informasi] Operator tur: Hwasung Tour Durasi tur: 5,5 jam Harga tur: USD 59 per orang Pemesanan: https://www.klook.com 4. Tur K-Beauty dalam Wellness Travel | Seoul & Incheon 'Glamor Perkotaan Bertemu Penyembuhan Alami: Retret Kecantikan 2 Hari' Retret 48 jam ini mencerminkan bagaimana penduduk setempat menyeimbangkan energi kota yang serba cepat dengan pemulihan yang penuh kesadaran. Mulailah dari tempat tren lahir di lingkungan paling kreatif di Seoul, lalu ikuti semilir angin laut ke Incheon untuk menikmati pelarian 'slow living' yang sesungguhnya. • Highlight 1: Seoul, Pelopor Tren Kecantikan Masuki dunia kecantikan pilihan di Desa Bukchon Hanok yang bersejarah. Temukan Personal Color kamu, obsesi lokal untuk menemukan palet warna yang cocok, melalui konsultasi profesional di YLESS. Lalu lanjut ke Amore Seongsu, pusat inovasi untuk merumuskan produk bibir khusus yang disesuaikan dengan warna kulit. Ini adalah perpaduan sempurna antara estetika tradisional Korea dan teknologi kecantikan mutakhir. • Highlight 2: Incheon, Relaksasi di Pesisir Di hari kedua, ikuti tradisi lokal 'wisata penyembuhan' ke pantai. Berendamlah di spa air asin kaya mineral di Incheon Jotang (Spa Air Laut), ada kolam renang tanpa batas menawarkan pemandangan laut yang panoramik. Setelah itu, kunjungi Dongyang Salt Farm Bakery Cafe, ruang arsitektur menakjubkan yang dibangun di atas dataran garam bersejarah. Akhiri perjalananmu dengan sesi kesehatan herbal tradisional di Yakseokwon, praktik yang telah lama digunakan untuk memulihkan keseimbangan dan menghilangkan kelelahan perjalanan. [Informasi] Operator tur: PREMIUMPASS INTERNATIONAL Durasi tur: 2 hari 1 malam Pertanyaan: +82-2-6941-3545 Harga tur: USD 660 per orang (grup 2 orang), USD 420 per orang (grup 4 orang), USD 340 per orang (grup 6-10 orang) Pemesanan: https://ssoluck.com/product/detail/283 5. Mencoba K-Heritage Kecantikan & Teh Warisan Korea | Seoul 'Relaksasi Mewah di Jantung Kota: Spa Organik Premium' Di tengah hiruk pikuk distrik Hongdae, terdapat sebuah hanok (rumah tradisional Korea) yang tenang dan seperti membeku dalam waktu. Seolha adalah tempat perlindungan pribadi di mana energi ritmis kota larut dalam dunia estetika tradisional dan ilmu spa modern. Pengalaman ini menawarkan jembatan langka antara masa lalu kerajaan Korea dan ritual kesehatan paling canggih saat ini. • Highlight 1: Material Alami, Hanok yang Hidup Temukan perawatan yang mengambil kekuatan dari Bumi dengan bahan-bahan alami yang dapat dimakan, seperti ginseng, labu, dan air beras. Saat beristirahat di bawah seokkarae (balok kayu yang terbuka) dari hanok, aroma ramuan obat dan getaran yang menenangkan dari mangkuk bernyanyi menciptakan kepompong sensorik. Ini adalah pelarian mendalam yang membuat kota metropolitan di sekitarnya terasa seperti di dunia berbeda. • Highlight 2: Terapi K-Bath Pribadi & Bronzeware Retret ini menawarkan manfaat peremajaan kulit ala pemandian Korea dengan kemewahan privasi. Setelah berendam, terapis ahli akan melakukan seshin profesional, ritual pengelupasan tradisional yang membuat kulit terasa sangat halus. Sesi diakhiri dengan pijat jaringan dalam menggunakan bangjja yugi (peralatan perunggu buatan tangan) untuk melepaskan ketegangan, diikuti secangkir teh harum di halaman yang nyaman. [Informasi] Operator Tur: THE SEOL:Ha (BBB International) Alamat: 448-31 Seogyo-dong, Mapo-gu, Seoul, Korea Pertanyaan: +82-2-334-9966 Harga Tur: [Terapi Bangjja Yugi (1 jam)] USD 168, [Lulur & Terapi Tradisional (2 jam)] USD 360 Pemesanan: www.klook.com/en-US/activity 1330 Korea Travel Helpline: +82-2-1330 1330 Text Chat: https://m.site.naver.com/1rEid (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin, Rusia, Vietnam, Thailand, dan Indonesia) * Kolom ini terakhir diperbarui pada Desember 2025, oleh karena itu informasinya mungkin berbeda dari yang disajikan di sini. Kami menyarankan Anda untuk memeriksa pembaruan sebelum berkunjung. Lihat sumber artikel di sini

Daftar Restoran Ramah Muslim di Korea

Kategori Restoran Ramah Muslim Korea Tourism Organization telah mengkategorikan Restoran yang Muslim-Friendly semenjak 2016 untuk membantu para turis muslim sehubungan dengan makanan. Ada 4 kategori restoran dalam Standar KTO yang masuk dalam kelompok Halal Restoran berikut: DAFTAR RESTORAN RAMAH MUSLIM No Kategori Sertifikasi Jenis Masakan Restoran Foto Alamat Kontak Menu Utama Fasilitas Atraksi Wisata Sekitar 1 Halal Certified Timur Tengah ASALAM (아살람) 7, Jungang-ro 2-gil, Jeju-si, Jeju-do (제주특별자치도 제주시 중앙로2길 7 ) 064-751-1225 Teh Arab, Nasi Mandi Kambing, Kambing Haneeth Parkir, Musholla Gwandeokjeong Pavillion, Yongduam, Samseonghyeol 2 Halal Certified Asia Asian Family Restaurant Dongmoon (아시안 패밀리 레스토랑 동문) 1, Namiseom-gil, Namsan-myeon, Chuncheon-si, Gangwon-do(강원 춘천시 남산면 남이섬길 1) 031-580-8099 Beef Jjajangmyeon, Nasi Bulgogi, Bibimbap Gurita, Nasi Goreng Kimchi Parkir, Musholla Nami Island, Jade Garden, Gapyeong Rail Park 3 Halal Certified Asia Dongmoon Express (동문 익스프레스 - 홍천 비발디파크) 2F, 262, Hanchigol-gil, Seo-myeon, Hongcheon-gu, Gangwon-do(강원 홍천군 서면 한치골길 262 2층) 031-581-8097 Kebab Nasi Goreng Udang dan Nasi Kotak Bulgogi Parkir, Musholla Vivaldi Park, Namnoil Riverside Amusement Park 4 Halal Certified Korea Eid(이드) 67, Usadan-ro 10-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 우사단로10길 67) 070-8889-8210 Sup Ayam Gunseng, Bulgogi Daging, Semur Ayam - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 5 Halal Certified Turki Kervan-Famille Station Branch (케르반 파미에스테이션점) 2F, FP216, 205, Sapyeong-daero, Seocho-gu, Seoul(서울시 서초구 사평대로 205 2층 FP216) 02-6282-4767 Mix Kebab Shish, Mix Pide Parkir, Musholla Some Sevit, Gangnam Station Underground Shopping Center 6 Halal Certified Turki Kervan Bakery&Café (케르반베이커리&카페) 1F, 204, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울시 용산구 이태원로 204 1층) 02-790-5585 Baklava, Turkish Cookies - Itaewon, War Memorial of Korea, Samsung Museum of Art Leeum 7 Halal Certified Turki Kervan Turkish (Itaewon Branch) (케르반레스토랑 이태원점) 190, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 이태원로 190) 02-790-5585 Chicken Shish Kebab, Lamb Shish Kebab, Mix Shish Kebab, Truffle Cheese Steak - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 8 Halal Certified Turki Kervan Turkish Restaurant - COEX Mall Branch (케르반레스토랑 코엑스점) 513, Yeongdong-daero, Gangnam-gu, Seoul (서울 강남구 영동대로 513 ) 02-556-4767 Lokman Shish Kebab, Mixed Steak Kebab, Nurdagi Salad Parkir & Musholla di COEX Mall Bongeunsa Temple, COEX, Seonjeongneung Royal Tombs 9 Halal Certified Turki Mr.Kebab (미스터케밥) 192, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 이태원로 192) 070-7758-1997 Turkish Kebab Lamb, Pilaf Kebab - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 10 Halal Certified Korea starcatering (스타케이터링 ) 28, Noksapyeong-daero 46-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 녹사평대로46길 28) 02-2115-2777 Nasi Bulgogi, Burger Ayam - Seonyudo Park, Yeouido National Assembly Building, water taxi at Dangsan Station, Saetgang 11 Halal Certified Turki Sultan Kebab (술탄케밥) 126, Bogwang-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 보광로 126) 02-749-3890 Cheese Pide, Pilaf Kebab, Turkish Kebab Mix, Cheese Pide - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 12 Self Certified Timur Tengah Ahmed’s Asian Cuisine (아멛 아시안 퀴진 ) 639, Baekje-daero, Deokjin-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전북 전주시 덕진구 백제대로 639 (금암동 1589-1)) 063-902-0102 Curry in Naan Set Parkir Jeonju Hanok Village, Jeonju Zoo 13 Self Certified Turki Aladdin Kebab(알라딘케밥) 1F, 187, Neungheodae-ro, Yeonsu-gu, Incheon(인천광역시 연수구 능허대로 187, 1층) 032-832-6003 Assorted grill, Arabian Kebab, Chicken Curry Parkir Songdo Central Park, Incheon Metropolitan City Museum 14 Self Certified Timur Tengah CAIRO BBQ (카이로바베큐) 45, Usadan-ro 10-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울시 용산구 우사단로10길 45) 070-4110-0087 Nasi Bebek, Koshary Mesir, Molokhia Daging - Itaewon Usadan-gil, Itaewon Shopping Street, War Memorial of Korea 15 Self Certified Turki Cappadocia (카파도키아) 123-9, Geumdan-ro, Geumjeong-gu, Busan (부산 금정구 금단로 123-9) 051-515-5981 Kebab Ayam, Kebab Shish Parkir, Musholla Beomeosa Temple 16 Self Certified Timur Tengah Dubai(두바이) 192, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울특별시 용산구 이태원로 192) 02-798-9277 Dubai Mix Grilled, Nasi Ayam Mandi, Mazza Falafel - War Memorial of Korea, Itaewon Street 17 Self Certified India Foreign Restaurant(포렌 레스토랑) 42, Usadan-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 우사단로 42) 02-794-9292 Kare Sayur, Kare Ayam, Tandoori Ayam - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 18 Self Certified Timur Tengah Hibiscuss (파티나라하이비스) 2F, 102, Tongil-ro, Jung-gu, Seoul(서울특별시 중구 통일로 102, 2층) 02-577-3434 Paket Ayam Biryani, Kabsa Lab Parkir Musical Fanta-Stick Seoul, Deoksugung, Seoul Museum of History 19 Self Certified Malaysia ITAEWON KITCHEN (이태원 키친) 2F, 34, Usadan-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울시 용산구 우사단로 34 2층) 02-3785-2468 Nasi Goreng Ayam, Nasi Kambing, Kebab Kobideh - Itaewon Usadan-gil, Itaewon Street, War Memorial of Korea 20 Self Certified Malaysia KB RESTAURANT & HALAL FOOD (케이비레스토랑할랄푸드) 1B, 42, Jogang-ro, Tongjin-eup, Gimpo-si, Gyeonggi-do(경기 김포시 통진읍 조강로 42 지하1층) 031-981-3293 Naan, Kare Daging, Acar Sayuran Parkir Gimpo Sculpture Park, Gimpo Tea Etiquette Museum Deokpojin, Ganghwa Island

Perkembangan dan Kosakata Penting bagi Wisatawan Muslim di Korea

Panduan untuk wisatawan muslim dalam berwisata di Korea. Gunakan pictogram di halaman ini jika mengalami hambatan saat berkomunikasi dengan penduduk lokal di Korea. Temukan juga berbagai informasi mengenai perkembangan lingkungan ramah muslim di Korea berikut di bawah ini.

Tentang Visa Korea Bagi Turis Indonesia

Kunjungan warga negara Indonesia ke Korea Selatan mengalami peningkatan setiap tahun, seiring dengan Gelombang Hallyu (Korean Wave) yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2018, Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia telah menerbitkan 157.924 visa (meningkat 15% setiap tahun). Sehingga Kementerian Luar Negeri Republik Korea, Kementerian Hukum Republik Korea dan Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia membuka Korea Visa Application Center (KVAC) untuk mempermudah proses pengajuan visa bagi warga negara Indonesia yang ingin mengunjungi Korea Selatan. KVAC mulai beroperasi menerima pengajuan visa Korea sejak tanggal 2 Mei 2019 dan berlokasi di Lotte Mall Jakarta, lantai 5 . Informasi lebih lanjut mengenai pengajuan visa dapat dilihat di website KVAC www.visaforkorea-in.com, sedangkan infomasi lengkap terkait jenis-jenis visa serta dokumen persyaratan visa Korea dapat dilihat pada website sites.google.com/view/koreanembassy2/home. KVAC juga memberikan informasi terbaru mengenai pengajuan visa Korea melalui Instagram www.instagram.com/kvac_id serta membuka layanan pelanggan melalui aplikasi pesan WhatsApp di nomor +62 811-1214-001 . Kehadiran KVAC merupakan bagian dari usaha Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia (tahun 2019, yaitu Duta Besar H.E Kim Changbeom) untuk meningkatkan sistem visa sehingga warga negara Indonesia dapat mengunjungi Korea Selatan secara lebih efektif lagi. Melalui peningkatan sistem visa ini diharapkan akan terjadi pertukaran manusia dan budaya dengan Indonesia yang lebih aktif yang mana Indonesia adalah negara kunci kebijakan menuju New Southern Policy. Sedangkan untuk infomasi-informasi terbaru terkait kebijakan visa Korea dapat diakses melalui website Kedutaan Republik Korea untuk Indonesia berikut overseas.mofa.go.kr/id-id/brd/m_2710/list.do (bagian Pengumuman Konsulat).

Empat Musim di Korea

Iklim Korea tergolong ke dalam iklim benua jika dilihat dari temperatur dan angin yang bertiup dan curah hujan. Iklim Korea dibedakan menjadi empat jenis musim, yaitu: musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Selama kurun waktu musim gugur, iklim di Korea cukup hangat, cuaca pun cerah, langit berwarna biru, dengan dedaunan menakjubkan. Musim dingin sangat dingin dan kering, namun merupakan waktu tepat untuk berkunjung ke Korea bagi wisatawan yang tertarik dengan olahraga musim dingin, karena Korea memiliki banyak tempat untuk olahraga ski. Musim semi yang dimulai pada bulan April hingga Mei juga sangat indah dengan pohon bunga ceri ( cherry blossom ) bermekaran. Namun, musim ini tergolong musim padat pengunjung, sehingga turis perlu memesan terlebih dahulu untuk dapat memastikan akomodasi dan fasilitas wisata tersedia. Bulan-bulan musim panas sangatlah lembab, panas dan agak ramai, karena ketika musim hujan sudah tiba maka banyak kegiatan yang harus disesuaikan dengan fluktuasi hujan yang lebat. MUSIM SEMI Musim semi dimulai pada akhir bulan Maret hingga bulan Mei. Suhu sejuk dan cuaca cerah menjadikan musim semi sebagai musim paling ideal untuk berwisata. Pengunjung dapat menikmati deretan pohon bunga ceri ( cherry blossom ), hamparan bunga Forsythia , bunga Azaleas , bunga Magnolias , bunga Lilacs dan berbagai jenis bunga lainnya yang bermekaran pada puncak musim Semi. MUSIM PANAS Musim Panas dimulai pada bulan Juni hingga Agustus, dan puncak musim panas adalah bulan Agustus. Keringnya musim dingin dan musim semi seakan menghilang selama musim panas tiba karena suhu musim panas sangat tinggi dan lembab. Umumnya, antara akhir bulan Juni hingga pertengahan bulan Juli di Korea sudah masuk musim hujan, karena adanya pergantian musim. Selama musim hujan di Korea tidak ada terik panas, dan untuk beberapa minggu biasanya berawan disertai hujan lebat hingga tiga minggu. Frekuensi hujan disebut Jangma , dan angin topan secara langsung bisa mengakibatkan kerusakan pada tanaman. Pada musim panas, banyak terdapat buah-buahan di antaranya adalah buah Semangka, Melon, buah Persik, dan banyak sayuran. Selain itu, wilayah pegunungan tertutup oleh tanaman hijau. Untuk menghindari teriknya panas matahari, orang Korea biasanya pergi mendaki gunung, pergi ke pesisir pantai, atau ke daerah lembah untuk menikmati waktu liburan musim Panas. MUSIM GUGUR Musim Gugur di Korea dimulai pada bulan September hingga bulan November. Udara di musim gugur dingin dan kering, disertai langit biru dengan sedikit awan. Orang Korea menyebut musim gugur dengan sebutan Cheon-go-mabi . Panasnya musim panas sepertinya masih bersisa di bulan September. Udaranya panas pada waktu siang, tetapi udara di pagi hari dan sore dingin. Pada bulan Oktober, terdapat sedikit curah hujan dan tingkat kelembaban di udara pun menurun, sehingga cuacanya sedikit kering. Di akhir musim panas hingga awal musim gugur, angin topan muncul dari arah Pasifik Selatan. Musim gugur merupakan musim indah dengan dedaunan berjatuhan. Dedaunan pohon Maidenhair dan pohon Maple berubah warna menjadi kuning keemasan dan merah di seluruh Korea. Selama musim gugur, masyarakat Korea senang pergi mendaki gunung untuk menikmati pemandangan indah dari dedaunan musim gugur. Warna gradasi pepohonan dan dedaunan yang berjatuhan di musim gugur mengundang banyak pengunjung baik domestik dan internasional. Musim gugur juga dikenal sebagai musim panen melimpah, di antaranya panen padi, ubi, buah apel, buah persik, dan buah Jujube. Istilah Cheongomabi berarti “langit tinggi dan kuda gemuk’, menggambarkan musim gugur. Pada musim ini, langit sangat biru, jernih dan bersih, sehingga sangat bagus untuk pergi tamasya, ditambah dengan musim panen berlimpah membuat pilihan kuliner beragam. MUSIM DINGIN Musim Dingin di Korea dimulai antara bulan Desember hingga Februari, dengan suhu terdingin pada sekitar bulan Januari mencapai minus 5 hingga 10 derajat Celcius. Di musim dingin, hari-hari menjadi lebih pendek, sinar matahari muncul lambat dan matahari tenggelam lebih awal. Biasanya terdapat siklus tiga hari dingin yang diikuti dengan empat hari hangat, disebut dengan istilah Samhansaon . Daerah pegunungan di provinsi Gangwon-do turun hujan salju sejak awal musim dingin, dengan suhu dingin dan kering karena angin berhembus dari Siberia. Antara bulan Desember hingga bulan Februari terdapat liburan hari-hari besar, yaitu: hari Natal, Tahun Baru Masehi, dan Tahun Baru Lunar. Sementara antara bulan Februari hingga awal bulan Maret adalah masa untuk wisuda dan awal masuk sekolah. Untuk daerah pedesaan, selama musim dingin lahan pertanian istirahat sejenak sampai tiba masa bercocok tanam di musim semi, selain itu beberapa jenis sayuran tumbuh dan dikembangkan di dalam rumah kaca. Antara bulan November hingga Desember biasanya dilakukan persiapan pembuatan Kimchi dengan skala besar yang bisa dikonsumsi sepanjang musim dingin. Proses persiapan Kimchi dengan skala besar ini disebut Gimjang .

Media Sosial

Tautan Penting